Raja Tidore Mangkat

IMG_2334

Raja Tidore mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Nuku (1780-1805 M). Sultan Nuku dapat menyatukan Ternate dan Tidore untuk bersama-sama melawan Belanda yang dibantu Inggris. Sejak saat itu, Tidore dan Ternate tidak diganggu, baik oleh Portugis, Spanyol, Belanda maupun Inggris sehingga kemakmuran rakyatnya terus meningkat. Wilayah kekuasaan Tidore cukup luas, meliputi Pulau Seram, Makean Halmahera, Pulau Raja Ampat, Kai, dan Papua. Papua..Raja Ampat..? ya ada bukti sebuah stempel dari kerajaan Tidore di perairan Sunmalelen Misool bagian selatan Raja Ampat.

Foto Sultan Tidore dibawah ini diambil pada tahun 2011 setelah beberapa waktu lalu beliau wafat dan belum ada penggantinya. Kesultanan Tidore memiliki ciri pemerintahan yang unik, salah satunya adalah tidak ada jabatan Putera Mahkota, sehingga setiap pergantian Sultan selalu dilakukan melalui pemilihan calon Sultan. Hal ini menandakan adanya prinsip demokrasi yang telah berlaku sejak ratusan tahun lalu, Ritual Kota Fin merupakan salah satu rangkaian dari proses pengangkatan Sultan. Ke depan masih ada ritual adat lainnya yang harus dilaksanakan perangkat adat kesultanan sampai masa penobatan Sultan yang diperkirakan akan terlaksana pada Maret 2014.

IMG_2370

Share Button

You may also like...